Selasa, Oktober 6

Surga di Telapak Kaki Ibu (2)

By Xram

Dalam suatu riwayat dari khalifah Umar bin Khattab.
Suatu kali beliau pernah bertanya kepada Sayidina Abbas tentang do'a siapa yang mustajab ketika itu. Sayidina Abbas adalah salah seorang sahabat yang mempunyai pandangan khasap. Kemudian Sayidina Abbas menunjuk seseorang yang tinggal di ujung desa yang namanya kita sebut aja fulan. Si fulan tinggal di rumah yang kecil kalau bisa dibilang gubuk. Di gubuk inilah si fulan tinggal bersama anak dan istrinya dan ibunya si fulanah yang sudah tua.


Kehidupan mereka sangat miskin, sehingga untuk makan sehari-harinya adalah dari hasil upah si fulan bekerja di pemerahan susu. Fulan bekerja dari pagi hingga malam dan diupah dengan kira2 1liter susu setiap harinya. Karena ingin tahu maka khalifah Umar pun turun dengan menyamar sebagai rakyat jelata. Memang, Sayidina Umar sangat terkenal suka berbaur dengan rakyat dengan menyamar.

Karena ingin tahu tentang amalan si fulan sehingga dia ditunjuk oleh Sayidina Abbas sebagai orang yang mustajab do'anya inilah maka Sayidina Umar pun mengikuti si fulan. Dan khalifah Umar menyaksikan tidak ada amal ibadah si fulan ini yang istimewa selain daripada ibadah yang fardlu dan sekedar daripada ibadah yang sunat. Kemudian ketika malam hari setelah si fulan selesai bekerja, lalu pulang, khalifah Umar tetap mengikutinya sampai di rumah.

Setibanya di rumah, khalifah Umar menyaksikan si fulan memanaskan susu 1 ltr yang diterimanya sebagai upah bekerja seharian. Setelah susu selesai di panaskan, kemudian si fulan membangunkan ibunya dan memberikan setengah dari susu tersebut. Setelah susu itu diminum oleh ibunya, barulah si fulan membangunkan istri dan anaknya dan memberikan susu yang setengahnya lagi. Khalifah umar terus mengikuti si fulan beberapa malam berikutnya, dan menyaksikan hal sama yang dilakukan oleh si fulan. Ternyata ibadah si fulan yang istemewa adalah kasih sayang dan baktinya kepada ibunya, sehinggakan Alloh ta'ala jalla wa a'zza memuliakan si fulan dengan do'anya yang mustajab..SUBHANALLOH.

Tidak ada komentar:

Recent Posts

Recent comments

Pengikut

Site Info